Memahami Fungsi & Komponen Starting System Alat Berat

Alat berat sangat penting untuk berbagai kegiatan industri, dari konstruksi, pertanian, hingga pertambangan dan transportasi. Mesin-mesin raksasa ini penting untuk menyelesaikan pekerjaan secara efisien, namun perangkat ini tidak akan dapat digunakan tanpa Starting System atau Sistem Start. 

 

Apa itu Starting System? Mari kita bahas selengkapnya! 

 

 

Mendefinisikan Starting System

 

Starting System Alat Berat

istockphoto.com

 

Starting System pada bagian atau susunan komponen kompleks elektrik yang dirancang untuk memulai pengoperasian mesin, sehingga memungkinkan mesin melakukan tugas sesuai fungsinya. Komponen ini mengubah energi listrik menjadi energi mekanik gerak putar dengan memutar flywheel. 

 

Baik ekskavator raksasa, bulldozer bertenaga, atau truk sampah berukuran besar, mengandalkan sistem start untuk menghidupkannya. 

 

 

Fungsi Sistem Starting

 


Starting System Alat Berat

istockphoto.com

 

Aktivasi Mesin

 

Fungsi dari sistem ini adalah untuk mengaktifkan mesin. Ini memberikan putaran awal yang diperlukan untuk menyalakan mesin dan memulai proses pembakaran.

 

Konversi Energi

 

Sistem ini juga mengubah energi listrik dari baterai menjadi energi mekanik untuk memutar poros dan menghidupkan mesin.

 

Kompresi

 

Ini memastikan bahwa setiap silinder berada pada tingkat kompresi yang tepat untuk penyalaan dengan memposisikan piston mesin di tempat yang benar.

 

Pengapian

 

Sistem menghasilkan percikan api di silinder mesin, yang menyalakan campuran bahan bakar-udara, memulai proses pembakaran.

 

 

Komponen Starting System

 

Starting System Alat Berat

istockphoto.com 

 

Baterai

 

Baterai bisa disebut sebagai jantung dari sistem starting, yang menyuplai energi listrik yang dibutuhkan untuk menghidupkan mesin. Bagian ini menyimpan daya listrik dan mengirimkannya ke motor starter bila diperlukan.

 

Komponen ini memiliki dua terminal, negatif dan positif yang bermuatan listrik. Bagian positif terdiri dari bahan material PbO2 dengan warna coklat tua. Sementara plate negatif dari bahan material Pb dengan nuansa kelabu.

 

Starter Motor

 

Bagian ini berfungsi untuk mengubah energi listrik dari baterai menjadi energi mekanik putar dengan torsi yang tinggi sehingga dapat menghidupkan mesin. Ia terhubung dengan komponen flywheel. 

 

Flywheel

 

Bagian ini terhubung ke poros engkol mesin dan berfungsi sebagai cakram mekanis besar. Ini terhubung dengan gigi pinion motor starter, memungkinkan motor memutar mesin.

 

Starter Relay

 

Pada beberapa alat berat, relay starter digunakan untuk mengontrol aliran arus listrik dari baterai ke motor starter. Ini bertindak sebagai saklar, memastikan bahwa motor hanya beroperasi saat dibutuhkan.

 

Battery Relay

 

Komponen selanjutnya adalah battery relay yang dalam sistem ini digunakan untuk memutus atau menghubungkan sisi negatif dengan chasis. Untuk uniter tertentu, komponen ini menghubungkan atau memutus positif baterai dengan starting motor. 

 

Ignition Switch

 

Saklar ini menjadi komponen antarmuka pengguna dari sistem start. Digunakan untuk mengirim sinyal ke solenoid starter, memulai proses start-up mesin.

 

Solenoid Starter

 

Solenoid starter adalah saklar elektromagnetik yang berfungsi sebagai jembatan antara baterai dan motor starter. ketika kunci kontak diputar, maka akan aktif sehingga arus listrik mengalir dari baterai ke motor starter. 

 

Wiring and Cables

 

Pengkabelan dan kabel sangat penting dalam sistem starter untuk menghubungkan semua komponen, memungkinkan aliran energi listrik dari baterai ke motor starter hingga ke mesin.

 

 

Masalah Umum pada Starting System

 

Starting System Alat Berat

basicmechaniccourse.com

 

Pada starting system alat berat, sering terjadi masalah yang membuatnya tidak berfungsi dengan baik, yakni seperti : 

- Starter berputar namun tidak engkol mesin. 

- Bagian engkol mesin bekerja dengan lambat. 

- Mesin mati atau tidak engkol. 

- Suara starter abnormal noise atau berisik. 

 

Tips pengujian sirkuit Sistem Starting 

 

- Hindari mengengkol mesin lebih dari 30 detik tanpa jeda. Biarkan bagian motor starter dingin agar tidak mudah mengalami kepanasan hingga rusak. 

- Uji baterai untuk tahu apakah baterai terisi penuh dan dapat memberikan arus yang cukup. 

- Uji kabel dan saklar untuk melihat kondisi pengoperasian dengan baik. 

- Cek juga starter, jika tidak beroperasi dengan baik, kemungkinan bagian starting motor mengalami kerusakan. 

 

 

Kesimpulan

 

Tanpa starting system, alat berat tidak akan bisa dioperasikan dengan baik. Memahami fungsi dan komponen sistem start begitu penting bagi operator. Jadi, selalu perhatikan penggunaan alat berat dengan baik, dan lakukan perawatan untuk mencegah kerusakan. 

 

Butuh alat berat berkualitas dan suku cadang terpercaya? BCTN jawabannya! 

 

Sebagai distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia, berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, ketersediaan suku cadang, hingga inspeksi mesin tersedia lengkap. 

 

Masih bingung dan butuh info lengkap? Segera Hubungi kami

Bagikan Artikel Ini
<< Kembali Ke Halaman Sebelumnya
Your Message Has Been Sent..