Penggunaan alat berat untuk industri pertambangan semakin meningkat beberapa tahun belakangan ini.
Penggunaan heavy equipments tentunya diperlukan untuk kebutuhan operasional dan disesuaikan dengan jenis pekerjaan pertambangan, seperti mengangkat material yang berat, diantaranya batu, tanah, kayu dan jenis lainnya.
Akan tetapi ada banyak jenis alat berat pertambangan yang digunakan sesuai dengan fungsinya masing-masing. Apa saja? Berikut ulasan lengkapnya!
Alat berat pertambangan merupakan mesin-mesin yang digunakan dalam industri pertambangan untuk membantu proses ekstraksi mineral dan material dari bumi. Alat berat pertambangan sangat penting dalam kegiatan pertambangan karena dapat mempercepat dan mempermudah proses ekstraksi yang dilakukan.
Jenis Alat Berat Pertambangan dan Fungsinya
Excavator
.jpg)
Excavator adalah alat berat dengan lengan yang panjang dan dilengkapi dengan bucket besar pada ujungnya dan sistem hidrolis yang memudahkan dalam pengoperasian.
Excavator digunakan untuk menggali tanah dan batu untuk membuka akses ke zona tambang. Selain itu, excavator juga digunakan untuk memindahkan material dari satu tempat ke tempat lain. Biasanya alat ini menggunakan tenaga diesel yang juga digunakan dalam proses penggalian tanah.
Bulldozer
.jpg)
Bulldozer merupakan jenis alat berat yang berfungsi untuk mendorong dan menggali tanah, batu, dan material lainnya. Bulldozer juga bisa digunakan untuk memindahkan material dari satu tempat ke tempat lain hingga meratakan tanah, dengan menggunakan blade besar yang terpasang di depannya.
Baca Juga: Kenali Fungsi & Bagian Penting Alat Berat Bulldozer
Bulldozer sendiri memiliki beberapa jenis, yakni crawler bulldozer yakni alat berat berbentuk traktor yang biasanya digunakan untuk mengangkat material tambang, wheel bulldozer yang umumnya memiliki ukuran lebih besar dari jenis lain dan ideal digunakan untuk tanah bertekstur tidak padat.
Serta jenis lainnya adalah mini bulldozer yang biasa digunakan untuk kegiatan pembangunan dalam meratakan dan membersihkan material bangunan.
Wheel Loader
.jpg)
Alat berat pertambangan yang satu ini terdiri dari bucket besar di bagian depannya. Wheel loader berfungsi untuk memindahkan dan mengangkat bahan bangunan dari lokasi tambang ke truk pengangkut. Selain itu, dapat digunakan untuk proses penutupan lubang dan pembersihan area tambang setelah proses penambangan dilakukan.
Dump Truck
Dump truck atau truk pengangkut berfungsi juga dalam mengangkut bahan bangunan dari satu titik ke lokasi lainnya. Dump truck mempunyai kapasitas besar dalam mengangkut banyak bahan bangunan.
Setidaknya ada dua jenis dump truck, yakni rigid rear dump trucks yang merupakan jenis yang paling umum digunakan untuk pertambangan dan penggalian. Sementara jenis articulated adalah jenis alat berat ukuran besar yang bisa digunakan untuk berbagai medan pertambangan.
Crusher
Crusher merupakan jenis alat berat penghancur material menjadi ukuran yang lebih kecil. Crusher bisa menghancurkan batu, mineral, dan material lainnya menjadi ukuran yang memudahkan untuk proses pengolahan dan transportasi.
Grader
Grader menjadi jenis alat berat yang berdungsi untuk meratakan tanah dan batu di lokasi tambang, sehingga akan membantu akses masuk ke lokasi pertambangan.
Grader terdiri dari blade besar yang terpasang di bagian depannya dan dapat mengubah kemiringan tanah serta membuatnya jadi rata. Alat berat ini juga terdiri dari 4 roda depan yang tentunya akan memudahkan penggunaan.
Roller
Alat ini digunakan untuk mengeraskan permukaan tanah, kerikil atau pasir di lokasi industri pertambangan. Alat berat ini terdiri dari beberapa jenis sesuai fungsi dan kebutuhan, seperti cylindrical roller yang menjadi jenis roller paling sering dan simpel digunakan, bahkan bisa digunakan dengan tenaga hewan.
Ada juga jenis vibratory roller yang digunakan untuk memadatkan bahan bangunan berukuran kecil seperti pada proses pengaspalan jalan. Ketiga adalah sheepsfoot untuk memadatkan tanah gembur dan berteksur lembut, pneumatic tyred meratakan pemasangan paving, serta jenis grid roller sebagai penghancur blok beton.
Drilling Rig
Drilling rig adalah jenis alat berat yang digunakan untuk mengebor lubang dalam tanah atau bebatuan. Drilling rig dipakai untuk mengebor sumur minyak, tambang bawah tanah, dan untuk mengambil sampel tanah atau batu.
Dredger
Dredger menjadi jenis alat berat pertambangan untuk kebutuhan menggali sedimen dan material lain dari bawah air, seperti menggali sungai, danau, atau laut untuk mengambil material seperti pasir, kerikil, atau mineral lainnya.
Manfaat Penggunaan Alat Berat
.jpg)
Selain memudahkan pekerjaan berat di industri pertambangan dan sektor pembangunan, penggunaan alat berat yang efektif dan efisien pastinya akan memberikan banyak manfaat, seperti meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya produksi, dan meningkatkan keamanan kerja.
Namun, penggunaan alat berat yang tidak tepat atau tidak sesuai dengan kondisi di lokasi tambang dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan, kecelakaan kerja, dan penundaan produksi.
Kesimpulan
Dalam industri pertambangan, penggunaan alat berat memang sangat krusial untuk mempercepat dan mempermudah proses ekstraksi mineral dan material dari bumi.
Pemilihan jenis alat berat yang tepat sangat tergantung pada jenis material yang akan diekstraksi dan kondisi geografis lokasi tambang tentunya. Setiap jenis alat berat memiliki keunggulan dan fungsinya masing-masing, jadi sangat penting untuk perusahaan memilih alat berat yang tepat sesuai kebutuhan.
Selain itu, perusahaan juga harus memastikan bahwa alat berat yang digunakan telah diuji dan memenuhi standar keselamatan dan lingkungan yang berlaku.
Butuh alat berat dengan kualitas dan suku cadang yang terpercaya? Pastikan Anda memilih alat berat dari BCTN.
Sebagai distributor resmi alat berat produksi LiuGong Indonesia, hadir berbagai produk alat berat terbaik, mulai dari perawatan, ketersediaan suku cadang, sampai dengan inspeksi mesin tersedia sangat lengkap untuk Anda.